Minggu, 30 Oktober 2011

Individu,Keluarga,dan Masyarakat

Pengertian Individu

Individu berasal dari kata latin,"individiuum: yang artinya tak terbagi.Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.Kata individu berarti sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.Individu menurut konsep sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri.

Pengertian Pertumbuhan

Pertumbuhan adalah Pertambahan ukuran yang bersifat "irreversible" atau tidak dapat kembali kebentuk semula dan dapat diukur.Pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar,jumlah ukuran atau dimensi tingkat sel,organ maupun individu.

Faktor-faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan pada Tanaman

1. Faktor Internal,meliputi :
    a. Faktor Intrasel yang terdiri dari : Sifat
       Genetik/Hereditas,dan
    b. Faktor Intersel yang terdiri dari : Hormon dan Enzim
2. Faktor Eksternal,meliputi :
    a. Air Tanah dan Mineral
    b. Kelembapan Udara
    c. Suhu
    d. Udara
    e. Cahaya,dsb..

Pengertian Fungsi Keluarga

Keluarga sebagai kelompok pertama yang dikenal individu yang sangat berpengaruh secara langsung terhadap perkembangan individu sebelum maupun terjun langsung secara individual di masyarakat.

Macam-macam Fungsi Keluarga

a. Fungsi Keluarga
Dengan fungsi ini diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan perkawinan bagi anak-anaknya.Persiapan perkawinan yang perlu dilakukan oleh orang-orang tua bagi anak-anaknya dapat berbentuk antara lain pengetahuan tentang kehidupan sex bagi suami istri,pengetahuan mengatur rumah tangga bagi sang istri,tugas dan kewajiban bagi suami,memelihara pendidikan bagi anak-anak dan lain-lain.Dengan persiapan seperti ini dapat terbentuk keluarga yang harmonis dan berpengaruh baik bagi kehidupan bermasyarakat.

b. Fungsi Pemeliharaan
Keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya terlindung dari gangguan-gangguan sebagai berikut :
1. Gangguan udara dengan berusaha menyediakan rumah
2. Gangguan penyakit dengan menyediakan obat-obatan
3. Gangguan bahaya dengan berusaha menyediakan senjata.

c. Fungsi Ekonomi
Keluarga berusaha menyelenggarakan kebutuhan manusia yang pokok,yaitu :
1. Kebutuhan makan dan minum
2. Kebutuhan pakaian untuk menutup tubuhnya
3. Kebutuhan tempat tinggal

d. Fungsi Keagamaan
Dengan dasar pedoman ini keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

e. Fungsi Sosial
Dengan fungsi ini keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal selengkap-lengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila sudah dewasa yang disebut sosialisasi.Dalam fungsi ini juga harus ada pewarisan kebudayaan dan nilai-nilainya,misalnya : Sopan santun,Bahasa,Cara bertingkah laku,Ukuran tentang baik buruknya perbuatan dll.Dengan melalui nasihat dan larangan,orang tua menyampaikan norma-norma hidup tertentu dalam bertingkah laku.

Pengertian Keluarga

Keluarga adalah unit atau satuan masyarakat yang terkecil yang merupakan suatu kelompok terkecil dari masyarakat.Kelompok ini yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.

Pengertian Masyarakat

Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan,memiliki kepentingan bersama,seperti : Sekolah,Keluarga,Perkumpulan,Negara,semua itu adalah masyarakat dan memiliki budaya.

Dua Golongan Masyarakat

1. Masyarakat yang "Pekerjaannya dan Penghasilannya ditanggung atau dijamin oleh Pemerintah" misalnya PNS,TNI,POLRI,JAKSA,HAKIM,dan seluruh APARATUR TETAP PEMERINTAH,sebagai bukti jaminan penghasilan pada golongan ini adalah,mereka menerima gaji pada setiap akhir atau awal bulan.Pada tingkatan tertentu dimana seseorang pada golongan ini telah menduduki jabatan,selain jaminan penghasilan,juga mendapat tambahan fasilitas lainnya,seperti : Perumahan,Kendaraan,Fasilitas Kesehatan,Biaya Perjalanan,dll.Apabila sudah pensiun dijamin hak penghasilan pensiun yang biasanya diterima pada setiap awal bulan.Dan ini semua sudah dikuatkan atau diatur dan ditetapkan dalam undang-undang ataupun peraturan pemerintah atau peraturan menteri.
2. Masyarakat yang "Pekerjaan dan Penghasilannya tidak ditanggung atau tidak dijamin oleh Pemerintah".Golongan ini adalah masyarakat swasta,seperti : Petani,Pedagang,Jasa,Buruh,dan Pengusaha-pengusaha lainnya.Golongan ini mulai dari mencari pekerjaan,menciptakan pekerjaan,mengerjakan pekerjaan,mengelola pekerjaan,dll dilakukan secara mandiri,dan pengahasilannya tergantung dari hasil jerih payahnya sendiri,tidak ada campur tangan pemerintah disini.

Masyarakat Non-Industri dan Masyarakat Industri

Masyarakat Non-Industri
Masyarakat Non-Industri dapat digolongkan menjadi dua golongan,yaitu kelompok primer dan kelompok sekunder.
a. Kelompok Primer
Dalam kelompok primer,interaksi antara anggota terjalin lebih intensif,lebih erat,lebih akrab.Di karenakan para anggota kelompok sering berdialog,bertatap muka,sehingga mereka mengenal lebih dekat,lebih akrab.Dalam kelompok-kelompok primer bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati.Pembagian kerja atau pembagian tugas pada kelompok menerima serta menjalankan tugas tidak secara paksa,lebih dititik beratkan pada kesadaran,tanggung jawab para anggota dan berlangsung atas dasar rasa simpati dan secara sukarela.
Contoh-contoh kelompok primer,antara lain : Keluarga,RT,Kelompok belajar,Kelompok Agama,dll.

b. Kelompok Sekunder
Antara anggota kelompok sekunder,terpaut hubungan tak langsung,formal,juga kurang bersifat kekeluargaan.Oleh karena itu,sifat interaksi,pembagian kerja antar anggota kelompok diatur atas dasar pertimbangan-pertimbangan rasional,obyektif.Para anggota menerima pembagian kerja atau pembagian tugas atas dasar kemampuan,keahlian tertentu,disamping dituntut dedikasi.Hal-hal semacam itu diperlukan untuk mencapai target dan tujuan tertentu yang telah di flot dalam program-program yang telah sama-sama disepakati.
Contoh-contoh kelompok sekunder,misalnya : Partai Politik,Perhimpunan Serikat Kerja/Serikat Buruh,Organisasi Profesi dll.

Masyarakat Industri

Otonomi sejenis,juga menjadi ciri dari bagian atau kelompok-kelompok masyarakat industri.Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian atau keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri,sampai pada batas-batas teretentu.
Contoh : Tukang Roti,Tukang Sepatu,Tukang Bubur,Tukang Las,Ahli Mesin,Ahli Listrik,dan Ahli Dinamo,mereka dapat bekerja secara mandiri.
Dengan timbulnya spesialisasi fungsional,makin berkurang pula ide-ide kolektif untuk diekspresikan dan dikerjakan bersama.Dengan demikian semakin kompleks pembagian kerja,semakin banayk timbul kepribadian individu.

Individu,Keluarga,dan Masyarakat

Makna Individu
1. Makhluk yang tidak dapat dibagi atau dipisahkan antara jiwa dan raganya.
2. Berkembang sejalan dengan ciri khasnya masing-masing.

Makna Keluarga
1. Adanya rasa kasih sayang
2. Adanya komunikasi yang terjalin
3. Adanya rasa saling berbagi,memberi,dan menerima

Makna Masyarakat
Definisi mengenai masyarakat
1. R.Linton,kelompok manusia yang cukup lama hidup dan bekerjasama,berfikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu
2. M.J.Herskovist,manusia adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu.
3. J.L.Gilin & J.P. Gilin,kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan,tradisi,sikap,dan perasaan persatuan yang sama.

Hubungan antara Individu,Keluarga,dan Masyarakat

Individu adalah bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisahkan kembali menjadi bagian yang lebih kecil dan Individu kelak akan membentuk suatu keluarga yang terdiri dari : Suami,Istri,Anak-anak.Anak-anak ini kelak akan bersosialisasi dengan lingkungan luar dan akan banyak bertemu dengan bermacam-macam masyarakat yang mempunyai sifat dan asal-usul yang tidak sama.Jadi begitu erat bila kita lihat dari penjelasan diatas hubungan antara Individu,Keluarga,dan Masyarakat.

Pengertian Urbanisasi

Urbanisasi adalah terjadinya perpindahan penduduk dari desa ke kota.

Proses Urbanisasi

Proses Urbanisasi juga terjadi proses seleksi untuk menyingkirkan orang dari kota keluar.Artinya masyarakat didesa ingin mendapatkan kesempatan yang jauh lebih baik dilihat dari bentuk pekerjaan,maka mereka berbondong-bondong pergi kekota,karena berfikir disana banyak sekali kesempatan yang lebih baik,sedangkan orang-orang kota yang bekerja banyak yang dimutasi kedaerah-daerah kecil,bertujuan agar tidak terjadi ledakan penduduk di kota-kota besar.

Minggu, 23 Oktober 2011

Penduduk,Masyarakat,dan Kebudayaan

 Perkembangan Penduduk di Dunia pada Tahun 1950-2008


China
562,579,779
China
1,333,207,572

USA
152,271,000
India
1,154,845,005


Russia
101,936,816
USA
304,838,948

Japan
83,805,000
Indonesia
238,567,492



Brazil
197,254,181

World
2,555,948,654
World
6,736,383,012
Populasi tahun 1950
Populasi tahun 2008










Dapat ditarik kesimpulan pada tabel diatas,bahwa penduduk setiap negara bertambah hingga kurang lebih 2x lipat dan perkembangan penduduk setiap negaranya bertambah hingga kurang lebih 3x lipat.Itu berarti penduduk dunia sangat pesat pertumbuhannya.

Penggandaan Penduduk Dunia

           
Tahun penggandaan
Perkiraan penduduk dunia
Waktu
800 SM
5 juta
-
1650 M
500 juta
1500
1830 M
1 milyard
180
1930 M
2 milyard
100
1975 M
4 milyard
45

Dapat ditarik kesimpulan pada tabel diatas,bahwa penduduk dunia semakin bertambah pesat setiap tahunnya. 

Faktor-faktor Demografi yang Mempengaruhi Pertambahan Penduduk

1. Jumlah Penduduk
 Jumlah penduduk yang banyak akan memperbesar pengeluaran konsumsi secara menyeluruh,karena pengeluaran konsumsi suatu negara ditentukan dengan jumlah penduduk dan pendapatan perkapita yang sangat tinggi.
2. Komposisi Penduduk
Pengaruh komposisi penduduk terhadap tingkat konsumsi,antara lain :
a. Makin banyaknya penduduk usia produktif (15-64 tahun) yang masih bekerja.
b. Makin tinggi tingkat pendidikan masyarakat,karena jika hal itu terjadi maka kebutuhan hidupnya akan semakin banyak.
c. Makin banyaknya penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan,menyebabkan pola hidup masyarakat perkotaan lebih konsumtif dibanding masyarakat pedesaan.

 Rumus Tingkat Angka Kematian

Rumus tingkat angka kematian dibagi menjadi 2,yaitu :
 a. Rumus tingkat kematian kasar : Jumlah kematian pada tahun tertentu dibagi dengan jumlah penduduk pada pertengahan tahun dan dikalikan dengan konstanta yang biasanya bernilai 1000.
b. Rumus tingkat kematian khusus : Jumlah kematian pada umur tertentu dibagi dengan jumlah penduduk umur tertentu pada pertengahan tahun dan dikalikan dengan konstanta yang biasanya bernilai 1000.

Migrasi 

Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap.

Macam-macam Migrasi 

Migrasi Internasional (Migrasi Antar Negara)
Migrasi Internasional (Migrasi Antar Negara) adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain.
Migrasi Internal  (Migrasi Nasional)
Migrasi Internal (Migrasi Nasional) adalah perpindahan penduduk yang masih berada dalam lingkup satu wilayah negara.

Proses Migrasi 
 Ras Proto Melayu dan Deutro Melayu ke Kawasan Asia Tenggara dan Indonesia

Menurut pendapat para ahli,pada periode 4000 tahun yang lalu jenis manusia purba Meganthropus,Pithecanthropus dan jenis Homo telah mengalami kepunahan.Penghuni kepulauan Indonesia kemudian bergeser ke manusia-manusia migran yang datang dari berbagai wilayah di Asia dan Australia.Proses migrasi awal menunjukkan bahwa populasi-populasi kepulauan Indonesia berasal dari bangsa Australo-Melanisia (Australoid) dan Mongoloid (atau lebih khusus lagi adalah Mongoloid Selatan).Setelah itu datang lagi gelombang migrasi kedua yaitu bangsa Austronesia (Melayu/Proto Melayu/Melayu Tua) yang berasal dari Yunan (wilayah di Propinsi Cina bagian Selatan).Migrasi mereka sendiri ke kepulauan Indonesia berlangsung dalam dua gelombang.Periode gelombang pertama terjadi pada sekitar tahun 1500 SM,melalui dua jalur utama.Jalur pertama dari Yunan melewati Siam,Malaya dan Sumatera (Jalur Barat dan Selatan).Jalur kedua dari Yunan,Vietnam,Filipina kemudian masuk ke Indonesia melalui wilayah Sulawesi (Jalur Timur dan Utara).Dalam proses persebarannya mereka membawa kebudayaan neolitikum dari pusatnya di Basson-Hoabinh,yang diantaranya adalah kapak persegi dan kapak lonjong.Suku bangsa Indonesia sekarang yang termasuk keturunan bangsa Melayu Tua atau Proto Melayu misalnya suku Toraja dan Dayak.
Migrasi periode kedua dari bangsa Melayu (Deutro Melayu/Melayu Muda) terjadi pada sekitar tahun 500 SM.Proses persebarannya melalui jalur daratan Asia kemudian Semenanjung Malaya dan masuk ke Indonesia melalui Sumatera.Kedatangan bangsa ini sambil membawa pengaruh budaya logam dari Dongson,seperti nekara,moko,dan kapak perunggu.Suku bangsa Indonesia sekarang yang termaksud keturunan bangsa Melayu Muda atau Deutero Melayu misalnya suku Jawa,Melayu,dan Bugis.

Akibat Migrasi

Akibat Migrasi dapat disebabkan sebagai berikut :
a. Penduduk kurang bisa beradaptasi dengan tempat tinggalnya yang baru.
b. Bisa terjadi kepadatan penduduk kembali,namun hanya kemungkinan kecil,karena rata-rata orang diimigrasikan ke tempat yang penduduknya belum begitu banyak.
c. Akan terjadi pertikaian didalam suatu kota yang banyaknya imigrasi dikarenakan banyaknya terdapat perbedaan,seperti : suku yang tidak sama,perbedaan sosial-budaya,pola pikir yang tidak sepaham,adab tutur kata yang tidak sama.
d. Akan cepat terjadi bencana alam,karena apabila imigran berdatangan,tentu saja mereka mancari tempat tinggal,maka lahan penghijauanpun menjadi sasaran untuk dibuatnya perumahan sehingga untuk resapan airpun berkurang.
e. Kesehatan,karena para imigran yang datang membawa kendaraan yang bisa menciptakan polusi udara dan alat-alat elektronik yang mempunyai radiasi kurang baik.
f. Area perkuburan semakin sempit,karena banyak dirubah menjadi Mall,Jalan Raya,dan prasarana lainnya.
g. Lahan pekerjaan menjadi sempit.

Jenis Struktur Penduduk 

3 Jenis Struktur Penduduk :
a. Jumlah Penduduk,yaitu : Urbanisasi,Reurbanisasi,Emigrasi,Imigrasi,Remigrasi,Transmigrasi.
b. Persebaran Penduduk : Berdasarkan sensus penduduk dan survey penduduk,persebaran penduduk Indonesia antar provinsi yang satu dengan provinsi yang lain tidak merata.
c. Komposisi Penduduk : Sebuah mata statistik dari statistik kependudukan yang membagi dan membahas masalah kependudukan dari segi umur dan jenis kelamin.

Rasio Ketergantungan 

Rasio beban ketergantungan (dependency ratio) adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang belum produktif (usia < 14 tahun) dan tidak produktif (usia > 64 tahun) dengan jumlah penduduk produktif (usia 14-64 tahun).

Pertumbuhan dan Perkembangan Budaya di Indonesia

a. Zaman Batu Tua :
Alat-alat batu pada zaman batu tua,baik bentuk ataupun permukaan peralatan masih kasar,misalnya kapak genggam dari wilayah Eropa,Afrika,Asia Tengah,sampai India,tapi kapak genggam tersebut tidak ditemukan didaerah Asia Tenggara.Berdasarkan penelitian para ahli prehistori,bangsa-bangsa Proto Austronesia pembawa kebudayaan Neolithikum berupa kapak batu besar ataupun kecil bersegi-segi berasal dari Cina Selatan,menyebar kearah Selatan,ke hilir sungai-sungai besar sampai ke Semenanjung Malaka lalu menyebar ke Sumatera,Jawa,Kalimantan Barat,Nusa Tenggara,sampai ke Flores,Sulawesi dan berlanjut ke Filipina.
Kapak-kapak tersebut diasah sampai mengkilap dan diikat pada tangkai kayu dengan menggunakan rotan.Sebagai tambahan seiring persebaran kapak batu tersebut tersebar pula bahasa Proto-Austronesia yang merupakan induk dari bahasa bangsa-bangsa sekitar Samudera Indonesia dan Samudera Pasifik.Karena perkembangannya muncul bahasa Melayu yang nantinya di negara Indonesia berkembang menjadi bahasa Indonesia.
b. Zaman Batu Muda
Ciri-ciri zaman batu muda :
1. Mulai menetap dan membuat rumah.
2. Membentuk kelompok masyarakat desa
3. Bertani
4. Beternak untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Manusia pada zaman batu muda telah mengenal dan memiliki kepandaian untuk mencari atau melebur logam dari biji besi dan menuangkan kedalam cetakan dan mendinginkannya.Oleh karena itulah mereka mampu membuat senjata untuk mempertahankan diri dan untuk berburu serta membuat alat-alat lain yang mereka perlukan.
Bangsa-bangsa Proto-Austronesia yang masuk dari Semenanjung Indo-China ke Indonesia itu membawa kebudayaan Dongson,dan menyebar di Indonesia.Materi dari kebudayaan Dongson berupa senjata-senjata tajam dan kapak berbentuk sepatu yang terbuat dari bahan perunggu.
Hal yang patut dicatat tentang permulaan zaman logam ini adalah kenyataan yang jelas bahwa Indonesia sebelum memasuki zaman Hindu telah mengenal kebudayaan yang tinggi derajatnya dan penting bagi perkembangan kebudayaan Indonesia selanjutnya.

Kebudayaan Hindu,Budha,dan Islam

a. Kebudayaan Hindu
Pada abad ke-3 dan ke-4 agama Hindu mulai masuk ke Indonesia di Pulau Jawa.Hinduisme menghendaki adanya kasta-kasta dalam masyarakat.
b. Kebudayaan Budha
Sekitar abad ke 5 ajaran Budha masuk ke Indonesia,khususnya kepulauan Jawa.Agama Budha dapat dikatakan berpandangan lebih maju dibandingkan Hindhuisme,sebab Budhisme tidak menghendaki adanya kasta-kasta dalam masyarakat.Walaupun demikian,kedua agama itu di Indonesia,khususnya di Pulau Jawa tumbuh dan berdampingan secara damai.
c. Kebudayaan Islam
Abad ke 15 dan 16 agama islam telah dikembangkan di Indonesia oleh para pemuka-pemuka islam yang disebut walisongo.Titik penyebaran agama islam pada abad itu terletak di Pulau Jawa.Sebenarnya agama islam masuk ke Indonesia,khususnya di pulau Jawa sebelum abad ke 11 sudah ada wanita islam yang meninggal dan dimakamkan di kota Gresik.Masuknya agama islam ke Indonesia berlangsung secara damai.Hal ini dikarenakan masuknya islam ke Indonesia tidak secara paksa melainkan dengan cara baik-baik,disamping itu disebabkan sikap toleransi yang dimiliki bangsa kita.
Agama Islam berkembang pesat di Indonesia dan menjadi agama yang mendapat penganut sebagian terbesar penduduk Indonesia.Kebudayaan Islam memberi saham yang besar bagi perkembangan kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia.

 Kebudayaan Barat

Kebudayaan Barat
Masuknya budaya barat ke Negara Republik Indonesia ketika kaum kolonial atau penjajah masuk ke Indonesia ,terutama bangsa Belanda.Penguasaan dan kekuasaan perusahaan dagang Belanda (VOC) dan berlanjut dengan pemerintah kolonial Belanda,di kota-kota propinsi,kabupaten,muncul bangunan-bangunan dengan bergaya arsitektur Barat.Dalam waktu yang sama,di kota-kota pusat pemerintahan,terutama di Jawa,Sulawesi Utara,dan Maluku berkembang 2 lapisan sosial.
1. Lapisan sosial yang terdiri dari kaum buruh
2. Lapisan sosial yang terdiri dari kaum pegawai
Dalam kedua lapisan ini pendidikan barat di sekolah-sekolah kemampuan atau kemahiran Bahasa Belanda menjadi syarat utama untuk mencapai kenaikan kelas.Akhirnya masih harus disebut sebagai pengaruh kebudayaan Eropa yang masuk juga kedalam kebudayaan Indonesia,ialah Agama Kristen Katolik dan Agama Kristen Protestan.Agama-agama tersebut biasanya disiarkan dengan sengaja oleh organisasi penyiaran agama yang bersifat swasta.Penyiaran dilakukan di daerah-daerah dengan penduduk yang belum pernah mengalami pengaruh agama Hindu,Budha,atau Islam seperti : Irian Jaya,Maluku Tengah dan Selatan,Sulawesi Utara dan Tengah,Nusa Tenggara Timur dan Pedalaman,Kalimantan.Sudah menjadi watak dan kepribadian Timur pada umumnya,serta masyarakat Jawa khususnya,bahwa menerima setiap kebudayaan yang datang dari luar,kebudayaan yang dimilikinya tidaklah diabaikan,tetapi disesuaikankah kebudayaan yang baru itu dengan kebudayaan lama.