Minggu, 20 Oktober 2013
Sabtu, 19 Oktober 2013
Analisis Kutipan Kata Vicky Prasetyo
- Transkip Perkataan Vicky Prasetyo :
“Di
usiaku saat ini ya twenty nine my age.
Tapi
aku tetap masih merindukan apresiasi, karena basicly aku seneng musik. Walaupun
kontroversi hati aku lebih ditujukan kepada konspirasi kemakmuran dari yang
kita pilih.
Kita
belajar .. apa ya? harmonisisasi dari hal yang terkecil sampai terbesar
Kita
nggak boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta dari apa yang kita miliki.
Dengan
adanya hubungan ini bukan mempertakut dan mempersuram statusisasi kemakmuran
keluarga dia. Tapi menjadi confident.
Kita
harus menyiasati kecerdasan itu untuk
labil ekonomi kita akan lebih baik
dan
aku sangat bangga.”
Transkip
diatas adalah transkip perkataan yang diucapkan oleh Vicky Prasetyo (Mantan
Tunangan) dari Pedangdut Zaskia Gotik . Tentu terdengar aneh , karena memang
kosakata yang dia (Vicky Prasetyo) gunakan itu adalah salah , sehingga
berakibat fatal dalam penggunaannya .
Disini
saya akan berusaha untuk memperbaiki kosakata yang salah pada transkip
perkataan Vicky Prasetyo .
- Hasil Analisis Saya :
Pada
baris pertama :
“Di
usiaku saat ini ya twenty nine my age.”
Memang
Bahasa Inggris yang dia gunakan , tidaklah salah . Tetapi akan lebih baik ,
karena kita menetap di Indonesia dan dalam keadaan sedang melakukan wawancara yang
dapat dilihat semua orang , akan lebih baik apabila penggunaan kata Bahasa
Indonesia dan Bahasa Inggris tidaklah di campur menjadi satu .
Yang
seharusnya adalah :
“Di usia saya saat ini 29th .
Saya
tetap masih ingin mendapatkan penghargaan dari musik , karena pada dasarnya
saya senang dengan musik . Walaupun akhirnya saya harus lebih memilih untuk
mencari penghasilan di luar musik , untuk membuat kehidupan saya dengan
keluarga menjadi lebih baik kedepannya .
Atas
keputusan itu , saya belajar untuk mengambil hikmah mulai dari hal terkecil
sampai yang paling besar .
Kita
(Saya dan Zaskia) tidak boleh Egois , apalagi jika hal tersebut sampai
mengorbankan hal-hal yang kita miliki .
Dengan
adanya hubungan antara saya dengan Zaskia , saya berharap ini tidak akan
membuat keluarga merasa takut , apabila Zaskia akan sepi pekerjaan atau saya akan
melarang dia untuk berkarir nanti , saat kami telah resmi menikah .
Keadaan
Ekonomi akan tetap baik dan saya sangat bangga dia (Zaskia) telah menjadi
tulang punggung bagi keluarganya .”
Minggu, 13 Oktober 2013
EYD dan Tanda Baca
Judul Artikel dari Berita Online :
Libur Idul Adha , Jalur Puncak Macet
Libur panjang (long week end) yang bertepatan dengan
perayaan hari raya Idul Adha, arus lalu lintas di jalur Puncak, Kecamatan
Cisarua, Kabupaten Bogor, padat merayap bahkan dibeberapa titik mengalami
kemacetan sepanjang 5 kilo meter. Hal tersebut diakibatkan karena dimanfaatkan
warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) untuk rekreasi
ke sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak, Bogor, Ahad, 13 Oktober 2013.
"Kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak,
mulai dari simpang Gadog hingga kawasan Megamendung-Cipayung macet bahkan
terjadi selepas pintu tol Ciawi, dikarenakan di simpang gadog kondisi jalan
bottle neck (leher botol), sehingga terjadi antrean saat memasuki kawasan
Puncak dengan jumlah kendaraan 36 ribu unit," kata Kepala Satuan Lalu
Lintas, Polisi Resor Bogor, Ajun Komisaris Muhamad Chaniago, kepada Tempo.
Dia mengatakan kepadatan arus lalulintas di jalur
Puncak ini terjadi mulai Jumat 11 Oktober 2013 petang dan Sabtu 12 Oktober 2013
. "Kemungkinan kepadatan akan terus terjadi hingga hari H Idul Adha
mendatang karena pemerintah mengeluarkan kebijakan cuti bersama, pada hari
Senin," kata dia.
Menurut Chaniago, untuk mengatasi kepadatan dan
kemacetan, pihaknya menerjunkan sebanyak 100 personil yang ditempatkan
disejumlah titik rawan, seperti di simpang Gadog, pertigaan Pasir Muncang,
Pasir Angin, Tanjakan Selarong, Simpang Megamendung, Cipayung Datar, Taman
Wisata Matahari, Cimory, Pasar Cisarua, Taman Safari Indonesia (TSI), Riung Gunung,
Masjid Attaawun hingga restoran Rindu Alam.
"Untuk mengurai kepadatan kita berlakukan one
way (satu jalur) sehari 2 kali. Pada pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB dengan
prioritaskan kendaraan dari arah Jakarta ke Puncak, kemudian pada pukul 16.00
WIB hingga 17.00 WIB, untuk kendaraan yang turun," kata dia.
Ia mengatakan, untuk membantu dan mempermudah
pemantauan arus lalulintas. Karena terbatasnya personil yang melakukan
pengaturan, jajaranya memanfaatkan CCTV yang terpasang sebanyak 14 titik,
"Kita pun mematau arus lalulintas melalui CCTV milik MTNC Korlantas Mabes
Polri," kata dia.
Dilain pihak Humas TSI Yulius Suprihardo mengatakan
tingkat kunjungan di lokasi wisata satwa itu mencapai 1000 hingga 2000
pengunjung. "Kepadatan pengunjung terlihat di antrean loket masuk TSI dan
parkiran, sebagian besar pengunjung asal Jakarta menggunakan mobil
pribadi," katanya.
Bahkan menghibur pengunjung pihaknya menggelar
sejumlah acara seperti haloween dan panggung-panggung hiburan dibeberapa titik
keramaian. "Namun pada Idul Adha kali ini tidak ada acara khusus, kegiatan
seperti biasa helloween, panggung hiburan dan kegiatan rutin tahunan yakni
lomba foto satwa," ungkapnnya.
Koreksi Artikel .
Artikel di atas berasal dari salah satu Berita
Online yang berjudul : Libur Idul Adha , Jalur Puncak Macet . Pada artikel
tersebut , banyak mengandung kata-kata yang tidak sesuai dengan tata aturan
kaidah berbahasa yang baik dan benar .
Paragraf 1 .
- Libur panjang (long week end) yang bertepatan dengan perayaan hari raya Idul Adha, arus lalu lintas di jalur Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, padat merayap bahkan dibeberapa titik mengalami kemacetan sepanjang 5 kilo meter.
Penggalan kalimat diatas , terdapat kata yang kurang
. Karena seharusnya setelah kata-kata :
"Libur panjang (long week end) yang bertepatan dengan
perayaan hari raya Idul Adha,"
Terdapat kata “mengakibatkan” , jika langsung ke
kalimat selanjutnya tanpa ada kata "mengakibatkan" , ini akan membuat kalimat menjadi kurang jelas .
Kalimat yang benar :
Libur panjang (long week end) yang bertepatan dengan
perayaan hari raya Idul Adha, mengakibatkan arus lalu lintas di jalur Puncak,
Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, padat merayap bahkan dibeberapa titik
mengalami kemacetan sepanjang 5 kilo meter.
Paragraf 2 .
- Kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak, mulai dari simpang Gadog hingga kawasan Megamendung-Cipayung macet bahkan terjadi selepas pintu tol Ciawi, dikarenakan di simpang gadog kondisi jalan bottle neck (leher botol), sehingga terjadi antrean saat memasuki kawasan Puncak dengan jumlah kendaraan 36 ribu unit," kata Kepala Satuan Lalu Lintas, Polisi Resor Bogor, Ajun Komisaris Muhamad Chaniago, kepada Tempo.
Pada Paragraf kedua diatas seharusnya ada kalimat
yang tidak ada atau dikurangkan , karena kalimat tersebut , hanyalah kalimat
kosong , yang tidak memiliki arti maupun penjelasan .
”dikarenakan di simpang gadog kondisi jalan bottle
neck (leher botol)”
Setelah itu masih terdapat kata yang tidak tepat
untuk dipergunakan ,
“sehingga terjadi antrean saat memasuki kawasan
Puncak dengan jumlah kendaraan 36 ribu unit,"
Seharusnya kata yang dipakai bukanlah “terjadi” ,
melainkan “menyebabkan” .
Kalimat yang benar :
"Kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak,
mulai dari simpang Gadog hingga kawasan Megamendung-Cipayung macet , bahkan
terjadi selepas pintu tol Ciawi, sehingga menyebabkan antrean saat memasuki
kawasan Puncak , dengan jumlah kendaraan 36 ribu unit," kata Kepala Satuan
Lalu Lintas, Polisi Resor Bogor, Ajun Komisaris Muhamad Chaniago, kepada Tempo.
Paragraf 3.
- Dia mengatakan kepadatan arus lalulintas di jalur Puncak ini terjadi mulai Jumat 11 Oktober 2013 petang dan Sabtu 12 Oktober 2013 . "Kemungkinan kepadatan akan terus terjadi hingga hari H Idul Adha mendatang karena pemerintah mengeluarkan kebijakan cuti bersama, pada hari Senin," kata dia.
Penggunaan kata Dia juga
kurang tepat dan terdengar sedikit tidak pantas .
Seharusnya kata Dia
diganti dengan nama yang mengatakan dan diakhir kalimat tidak perlu lagi
ditambahakan “kata dia” , juga kata “mengatakan” sebaiknya diganti menjadi kata
“menambahkan” , karena dia telah mengatakan di awal dan kemudian dia
menambahkan penjelasan yang sebelumnya dia katakan .
Kalimat yang benar :
Ajun Komisaris Muhamad
Chaniago juga menambahkan , bahwa kepadatan arus lalulintas di jalur Puncak ini
terjadi mulai Jumat 11 Oktober 2013 petang dan Sabtu 12 Oktober 2013 .
"Kemungkinan kepadatan akan terus terjadi hingga hari H Idul Adha
mendatang , karena pemerintah mengeluarkan kebijakan cuti bersama, pada hari
Senin.
Paragrag 5.
- "Untuk mengurai kepadatan kita berlakukan one way (satu jalur) sehari 2 kali. Pada pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB dengan prioritaskan kendaraan dari arah Jakarta ke Puncak, kemudian pada pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB, untuk kendaraan yang turun," kata dia.
Ada yang salah dari kata
"berlakukan" pada paragraf diatas , seharusnya yang benar adalah “memberlakukan” juga
"prioritaskan" menjadi "memprioritaskan" dan Kata dia , penggunaan dia diganti dengan nama , akan jauh lebih baik .
Kalimat yang benar :
"Untuk mengurai
kepadatan kita memberlaukan one way (satu jalur) sehari 2 kali. Pada pukul
08.00 WIB hingga 11.00 WIB , dengan memprioritaskan kendaraan dari arah Jakarta ke
Puncak, kemudian pada pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB, untuk kendaraan yang
turun," kata Chaniago .
Paragraf 6.
Ia mengatakan, untuk
membantu dan mempermudah pemantauan arus lalulintas. Karena terbatasnya
personil yang melakukan pengaturan, jajaranya memanfaatkan CCTV yang terpasang
sebanyak 14 titik, "Kita pun mematau arus lalulintas melalui CCTV milik
MTNC Korlantas Mabes Polri," kata dia.
Kata jajarannya ,
kurang “n” .
Kata memantau , kurang
“n” .
Paragraf 8 .
Bahkan menghibur
pengunjung pihaknya menggelar sejumlah acara seperti haloween dan
panggung-panggung hiburan dibeberapa titik keramaian. "Namun pada Idul
Adha kali ini tidak ada acara khusus, kegiatan seperti biasa helloween,
panggung hiburan , dan kegiatan rutin tahunan yakni lomba foto satwa,"
ungkapnnya.
Kata ungkapnya , huruf
“n” terdapat ada 2 di kata tersebut .
Sumber :
http://www.tempo.co/read/news/2013/10/14/136521529/Libur-Panjang-Idul-Adha-Jalur-Puncak-Macet
Kamis, 03 Oktober 2013
Ragam Bahasa dan Pentingnya Berbahasa yang Baik dan Benar dalam Dunia Sistem Informasi
- Ragam bahasa
Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian . Variasi tersebut bisa berbentuk dialek , aksen , laras , gaya , atau berbagai variasi sosiolinguistik lainnya , termasuk variasi bahasa baku itu sendiri . Variasi di tingkat leksikon , seperti slang dan argot , sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu ,
meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam
tersendiri .
- Jenis Ragam Bahasa
Berdasarkan pokok pembicaraan , ragam
bahasa dibedakan atas :
- Ragam bahasa undang-undang
- Ragam bahasa jurnalistik
- Ragam bahasa ilmiah
- Ragam bahasa sastra
Berdasarkan media pembicaraan, ragam
bahasa dibedakan atas :
- Ragam lisan yang meliputi :
- Ragam bahasa cakapan
- Ragam bahasa pidato
- Ragam bahasa kuliah
- Ragam bahasa panggung
- Ragam tulis yang meliputi :
- Ragam bahasa teknis
- Ragam bahasa undang-undang
- Ragam bahasa catatan
- Ragam bahasa surat
Ragam bahasa menurut hubungan antar
pembicara dibedakan menurut akrab tidaknya pembicara , yaitu :
- Ragam bahasa resmi
- Ragam bahasa akrab
- Ragam bahasa agak resmi
- Ragam bahasa santai
- Pentingnya berbahasa yang baik dan benar dalam Sistem Informasi
Bahasa
merupakan suatu alat yang digunakan untuk berkomunikasi , dengan menggunakan
bahasa , orang lain akan dapat mengerti
dan memahami apa yang sedang dibicarakan . Didalam berbahasa ada hal-hal yang
perlu diperhatikan , terutama mengenai Ragam Bahasa , tidak selamanya bahasa
yang formal dapat digunakan dimanapun dan dalam situasi apapun , karena bisa
saja dalam sebuah lingkungan atau
kondisi , dimana kita berhadapan dengan orang-orang selain dilingkungan tempat
kita bekerja atau menimba ilmu , contohnya seperti : dijalan , penggunaan
bahasa formal rasanya kurang tepat untuk digunakan , karena tidak semua
pendengar mampu memahami , mengerti , dan bahkan akan merasa asing mendengar
gaya bahasa yang kita gunakan . Lebih bijak apabila kita bisa mengatur tata
cara berbahasa kita dimanapun dan dalam situasi apapun . Menggunakan tata
bahasa yang baik dan benar sangatlah dianjurkan , agar orang lain dapat
menganggap atau bahkan tidak meremehkan kita , sebab dengan bahasa yang kita
gunakan , oranglain akan dapat menilai , apakah seseorang tersebut orang berpendidikan
dan juga sekaligus mengetahui bagaimana ciri ataupun sikap dari orang tersebut
.
Kaitannya
didalam Sistem Informasi adalah , saat kita bicara , menyampaikan suatu tujuan
ataupun maksud , maka saat itu kita akan memberikan sebuah informasi pada lawan
bicara kita . Informasi tersebut bisa didapat , jika yang menjadi pembicaraan
adalah hal yang penting dan yang sangat dibutuhkan pada saat itu , maka kelak
yang kita sampaikan akan bernilai besar bagi pendengar yaitu sebagai informasi
.
Kesimpulannya
adalah bahwa bahasa bukanlah hal yang sederhana , walaupun tidak terlihat
sebagai masalah besar dilingkungan masyarakat , namun setelah artikel mengenai
Ragam Bahasa dan Pentingnya Berbahasa yang Baik dan Benar ini ditulis , diharapkan
pembaca akan lebih bisa mengetahui dan mengerti mengenai Ragam Bahasa . Agar
didalam penyampaian berbahasa nantinya tidak terjadi yang dinamakan dengan
istilah (miss comunication) juga agar dengan cara kita dalam berbahasa , kita
bisa lebih mudah bersosialisasi dengan semua kalangan , tidak hanya orang yang
berpendidikan saja atau orang-orang yang berada dilingkungan terdekat kita ,
melainkan mencakup semua kalangan .
- Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Ragam_bahasa
Langganan:
Postingan (Atom)