Sabtu, 19 Oktober 2013

Analisis Kutipan Kata Vicky Prasetyo



  • Transkip Perkataan Vicky Prasetyo :



“Di usiaku saat ini ya twenty nine my age.

Tapi aku tetap masih merindukan apresiasi, karena basicly aku seneng musik. Walaupun kontroversi hati aku lebih ditujukan kepada konspirasi kemakmuran dari yang kita pilih.

Kita belajar .. apa ya? harmonisisasi dari hal yang terkecil sampai terbesar

Kita nggak boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta dari apa yang kita miliki.

Dengan adanya hubungan ini bukan mempertakut dan mempersuram statusisasi kemakmuran keluarga dia. Tapi menjadi confident.

Kita harus menyiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita akan lebih baik
dan aku sangat bangga.”


Transkip diatas adalah transkip perkataan yang diucapkan oleh Vicky Prasetyo (Mantan Tunangan) dari Pedangdut Zaskia Gotik . Tentu terdengar aneh , karena memang kosakata yang dia (Vicky Prasetyo) gunakan itu adalah salah , sehingga berakibat fatal dalam penggunaannya .
Disini saya akan berusaha untuk memperbaiki kosakata yang salah pada transkip perkataan Vicky Prasetyo .



  • Hasil Analisis Saya :



Pada baris pertama :
“Di usiaku saat ini ya twenty nine my age.”
Memang Bahasa Inggris yang dia gunakan , tidaklah salah . Tetapi akan lebih baik , karena kita menetap di Indonesia dan dalam keadaan sedang melakukan wawancara yang dapat dilihat semua orang , akan lebih baik apabila penggunaan kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris tidaklah di campur menjadi satu .

Yang seharusnya adalah :

 “Di usia saya saat ini 29th .
Saya tetap masih ingin mendapatkan penghargaan dari musik , karena pada dasarnya saya senang dengan musik . Walaupun akhirnya saya harus lebih memilih untuk mencari penghasilan di luar musik , untuk membuat kehidupan saya dengan keluarga menjadi lebih baik kedepannya .
Atas keputusan itu , saya belajar untuk mengambil hikmah mulai dari hal terkecil sampai yang paling besar .
Kita (Saya dan Zaskia) tidak boleh Egois , apalagi jika hal tersebut sampai mengorbankan hal-hal yang kita miliki .
Dengan adanya hubungan antara saya dengan Zaskia , saya berharap ini tidak akan membuat keluarga merasa takut , apabila Zaskia akan sepi pekerjaan atau saya akan melarang dia untuk berkarir nanti , saat kami telah resmi menikah .
Keadaan Ekonomi akan tetap baik dan saya sangat bangga dia (Zaskia) telah menjadi tulang punggung bagi keluarganya .”

Minggu, 13 Oktober 2013

EYD dan Tanda Baca



Judul Artikel dari Berita Online :
Libur Idul Adha , Jalur Puncak Macet

Libur panjang (long week end) yang bertepatan dengan perayaan hari raya Idul Adha, arus lalu lintas di jalur Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, padat merayap bahkan dibeberapa titik mengalami kemacetan sepanjang 5 kilo meter. Hal tersebut diakibatkan karena dimanfaatkan warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) untuk rekreasi ke sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak, Bogor, Ahad, 13 Oktober 2013.

"Kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak, mulai dari simpang Gadog hingga kawasan Megamendung-Cipayung macet bahkan terjadi selepas pintu tol Ciawi, dikarenakan di simpang gadog kondisi jalan bottle neck (leher botol), sehingga terjadi antrean saat memasuki kawasan Puncak dengan jumlah kendaraan 36 ribu unit," kata Kepala Satuan Lalu Lintas, Polisi Resor Bogor, Ajun Komisaris Muhamad Chaniago, kepada Tempo.

Dia mengatakan kepadatan arus lalulintas di jalur Puncak ini terjadi mulai Jumat 11 Oktober 2013 petang dan Sabtu 12 Oktober 2013 . "Kemungkinan kepadatan akan terus terjadi hingga hari H Idul Adha mendatang karena pemerintah mengeluarkan kebijakan cuti bersama, pada hari Senin," kata dia.

Menurut Chaniago, untuk mengatasi kepadatan dan kemacetan, pihaknya menerjunkan sebanyak 100 personil yang ditempatkan disejumlah titik rawan, seperti di simpang Gadog, pertigaan Pasir Muncang, Pasir Angin, Tanjakan Selarong, Simpang Megamendung, Cipayung Datar, Taman Wisata Matahari, Cimory, Pasar Cisarua, Taman Safari Indonesia (TSI), Riung Gunung, Masjid Attaawun hingga restoran Rindu Alam.

"Untuk mengurai kepadatan kita berlakukan one way (satu jalur) sehari 2 kali. Pada pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB dengan prioritaskan kendaraan dari arah Jakarta ke Puncak, kemudian pada pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB, untuk kendaraan yang turun," kata dia.

Ia mengatakan, untuk membantu dan mempermudah pemantauan arus lalulintas. Karena terbatasnya personil yang melakukan pengaturan, jajaranya memanfaatkan CCTV yang terpasang sebanyak 14 titik, "Kita pun mematau arus lalulintas melalui CCTV milik MTNC Korlantas Mabes Polri," kata dia.

Dilain pihak Humas TSI Yulius Suprihardo mengatakan tingkat kunjungan di lokasi wisata satwa itu mencapai 1000 hingga 2000 pengunjung. "Kepadatan pengunjung terlihat di antrean loket masuk TSI dan parkiran, sebagian besar pengunjung asal Jakarta menggunakan mobil pribadi," katanya.

Bahkan menghibur pengunjung pihaknya menggelar sejumlah acara seperti haloween dan panggung-panggung hiburan dibeberapa titik keramaian. "Namun pada Idul Adha kali ini tidak ada acara khusus, kegiatan seperti biasa helloween, panggung hiburan dan kegiatan rutin tahunan yakni lomba foto satwa," ungkapnnya.

Koreksi Artikel .

Artikel di atas berasal dari salah satu Berita Online yang berjudul : Libur Idul Adha , Jalur Puncak Macet . Pada artikel tersebut , banyak mengandung kata-kata yang tidak sesuai dengan tata aturan kaidah berbahasa yang baik dan benar .

Paragraf 1 .

  • Libur panjang (long week end) yang bertepatan dengan perayaan hari raya Idul Adha, arus lalu lintas di jalur Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, padat merayap bahkan dibeberapa titik mengalami kemacetan sepanjang 5 kilo meter.

Penggalan kalimat diatas , terdapat kata yang kurang .  Karena seharusnya setelah kata-kata :
"Libur panjang (long week end) yang bertepatan dengan perayaan hari raya Idul Adha,"
Terdapat kata “mengakibatkan” , jika langsung ke kalimat selanjutnya tanpa ada kata "mengakibatkan" , ini akan membuat kalimat menjadi kurang jelas .

Kalimat yang benar :
Libur panjang (long week end) yang bertepatan dengan perayaan hari raya Idul Adha, mengakibatkan arus lalu lintas di jalur Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, padat merayap bahkan dibeberapa titik mengalami kemacetan sepanjang 5 kilo meter.

Paragraf 2 .

  • Kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak, mulai dari simpang Gadog hingga kawasan Megamendung-Cipayung macet bahkan terjadi selepas pintu tol Ciawi, dikarenakan di simpang gadog kondisi jalan bottle neck (leher botol), sehingga terjadi antrean saat memasuki kawasan Puncak dengan jumlah kendaraan 36 ribu unit," kata Kepala Satuan Lalu Lintas, Polisi Resor Bogor, Ajun Komisaris Muhamad Chaniago, kepada Tempo.

Pada Paragraf kedua diatas seharusnya ada kalimat yang tidak ada atau dikurangkan , karena kalimat tersebut , hanyalah kalimat kosong , yang tidak memiliki arti maupun penjelasan .
”dikarenakan di simpang gadog kondisi jalan bottle neck (leher botol)”
Setelah itu masih terdapat kata yang tidak tepat untuk dipergunakan ,
“sehingga terjadi antrean saat memasuki kawasan Puncak dengan jumlah kendaraan 36 ribu unit,"
Seharusnya kata yang dipakai bukanlah “terjadi” , melainkan “menyebabkan” .

Kalimat yang benar :
"Kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak, mulai dari simpang Gadog hingga kawasan Megamendung-Cipayung macet , bahkan terjadi selepas pintu tol Ciawi, sehingga menyebabkan antrean saat memasuki kawasan Puncak , dengan jumlah kendaraan 36 ribu unit," kata Kepala Satuan Lalu Lintas, Polisi Resor Bogor, Ajun Komisaris Muhamad Chaniago, kepada Tempo.

Paragraf 3.                      

  • Dia mengatakan kepadatan arus lalulintas di jalur Puncak ini terjadi mulai Jumat 11 Oktober 2013 petang dan Sabtu 12 Oktober 2013 . "Kemungkinan kepadatan akan terus terjadi hingga hari H Idul Adha mendatang karena pemerintah mengeluarkan kebijakan cuti bersama, pada hari Senin," kata dia.

Penggunaan kata Dia juga kurang tepat dan terdengar sedikit tidak pantas .
Seharusnya kata Dia diganti dengan nama yang mengatakan dan diakhir kalimat tidak perlu lagi ditambahakan “kata dia” , juga kata “mengatakan” sebaiknya diganti menjadi kata “menambahkan” , karena dia telah mengatakan di awal dan kemudian dia menambahkan penjelasan yang sebelumnya dia katakan .

Kalimat yang benar :
Ajun Komisaris Muhamad Chaniago juga menambahkan , bahwa kepadatan arus lalulintas di jalur Puncak ini terjadi mulai Jumat 11 Oktober 2013 petang dan Sabtu 12 Oktober 2013 . "Kemungkinan kepadatan akan terus terjadi hingga hari H Idul Adha mendatang , karena pemerintah mengeluarkan kebijakan cuti bersama, pada hari Senin.


Paragrag 5.

  • "Untuk mengurai kepadatan kita berlakukan one way (satu jalur) sehari 2 kali. Pada pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB dengan prioritaskan kendaraan dari arah Jakarta ke Puncak, kemudian pada pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB, untuk kendaraan yang turun," kata dia.

Ada yang salah dari kata "berlakukan" pada paragraf diatas , seharusnya yang benar adalah “memberlakukan” juga "prioritaskan" menjadi "memprioritaskan" dan Kata dia , penggunaan dia diganti dengan nama , akan jauh lebih baik .

Kalimat yang benar :
"Untuk mengurai kepadatan kita memberlaukan one way (satu jalur) sehari 2 kali. Pada pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB , dengan memprioritaskan kendaraan dari arah Jakarta ke Puncak, kemudian pada pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB, untuk kendaraan yang turun," kata Chaniago .

Paragraf 6.
Ia mengatakan, untuk membantu dan mempermudah pemantauan arus lalulintas. Karena terbatasnya personil yang melakukan pengaturan, jajaranya memanfaatkan CCTV yang terpasang sebanyak 14 titik, "Kita pun mematau arus lalulintas melalui CCTV milik MTNC Korlantas Mabes Polri," kata dia.

Kata jajarannya , kurang “n” .
Kata memantau , kurang “n” .

Paragraf 8 .
Bahkan menghibur pengunjung pihaknya menggelar sejumlah acara seperti haloween dan panggung-panggung hiburan dibeberapa titik keramaian. "Namun pada Idul Adha kali ini tidak ada acara khusus, kegiatan seperti biasa helloween, panggung hiburan , dan kegiatan rutin tahunan yakni lomba foto satwa," ungkapnnya.

Kata ungkapnya , huruf “n” terdapat ada 2 di kata tersebut .

Sumber :
http://www.tempo.co/read/news/2013/10/14/136521529/Libur-Panjang-Idul-Adha-Jalur-Puncak-Macet




Kamis, 03 Oktober 2013

Ragam Bahasa dan Pentingnya Berbahasa yang Baik dan Benar dalam Dunia Sistem Informasi



  • Ragam bahasa


Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian . Variasi tersebut bisa berbentuk dialek , aksen , laras , gaya , atau berbagai variasi sosiolinguistik lainnya , termasuk variasi bahasa baku itu sendiri . Variasi di tingkat leksikon , seperti slang dan argot , sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu , meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri .


  • Jenis Ragam Bahasa


Berdasarkan pokok pembicaraan , ragam bahasa dibedakan atas :
  • Ragam bahasa undang-undang
  • Ragam bahasa jurnalistik
  • Ragam bahasa ilmiah
  • Ragam bahasa sastra

Berdasarkan media pembicaraan, ragam bahasa dibedakan atas :
  1. Ragam lisan yang meliputi :
    • Ragam bahasa cakapan
    • Ragam bahasa pidato
    • Ragam bahasa kuliah
    • Ragam bahasa panggung
  2. Ragam tulis yang meliputi :
    • Ragam bahasa teknis
    • Ragam bahasa undang-undang
    • Ragam bahasa catatan
    • Ragam bahasa surat

Ragam bahasa menurut hubungan antar pembicara dibedakan menurut akrab tidaknya pembicara , yaitu :
  • Ragam bahasa resmi
  • Ragam bahasa akrab
  • Ragam bahasa agak resmi
  • Ragam bahasa santai


  • Pentingnya berbahasa yang baik dan benar dalam Sistem Informasi


              Bahasa merupakan suatu alat yang digunakan untuk berkomunikasi , dengan menggunakan bahasa ,  orang lain akan dapat mengerti dan memahami apa yang sedang dibicarakan . Didalam berbahasa ada hal-hal yang perlu diperhatikan , terutama mengenai Ragam Bahasa , tidak selamanya bahasa yang formal dapat digunakan dimanapun dan dalam situasi apapun , karena bisa saja dalam sebuah  lingkungan atau kondisi , dimana kita berhadapan dengan orang-orang selain dilingkungan tempat kita bekerja atau menimba ilmu , contohnya seperti : dijalan , penggunaan bahasa formal rasanya kurang tepat untuk digunakan , karena tidak semua pendengar mampu memahami , mengerti , dan bahkan akan merasa asing mendengar gaya bahasa yang kita gunakan . Lebih bijak apabila kita bisa mengatur tata cara berbahasa kita dimanapun dan dalam situasi apapun . Menggunakan tata bahasa yang baik dan benar sangatlah dianjurkan , agar orang lain dapat menganggap atau bahkan tidak meremehkan kita , sebab dengan bahasa yang kita gunakan , oranglain akan dapat menilai , apakah seseorang tersebut orang berpendidikan dan juga sekaligus mengetahui bagaimana ciri ataupun sikap dari orang tersebut .
               Kaitannya didalam Sistem Informasi adalah , saat kita bicara , menyampaikan suatu tujuan ataupun maksud , maka saat itu kita akan memberikan sebuah informasi pada lawan bicara kita . Informasi tersebut bisa didapat , jika yang menjadi pembicaraan adalah hal yang penting dan yang sangat dibutuhkan pada saat itu , maka kelak yang kita sampaikan akan bernilai besar bagi pendengar yaitu sebagai informasi .
               Kesimpulannya adalah bahwa bahasa bukanlah hal yang sederhana , walaupun tidak terlihat sebagai masalah besar dilingkungan masyarakat , namun setelah artikel mengenai Ragam Bahasa dan Pentingnya Berbahasa yang Baik dan Benar ini ditulis , diharapkan pembaca akan lebih bisa mengetahui dan mengerti mengenai Ragam Bahasa . Agar didalam penyampaian berbahasa nantinya tidak terjadi yang dinamakan dengan istilah (miss comunication) juga agar dengan cara kita dalam berbahasa , kita bisa lebih mudah bersosialisasi dengan semua kalangan , tidak hanya orang yang berpendidikan saja atau orang-orang yang berada dilingkungan terdekat kita , melainkan mencakup semua kalangan .


  • Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Ragam_bahasa